Iklan

Arsip Blog

Ini Dia Efek Jika Vario Kehabisan Oli

Selamat Pagi Kawan… Kali ini MDBlog akan share pengalaman motor milik pacar MDBlog yang telat ganti oli sampe olinya habis (buset… parah banget), motor yang dipakai Vario Karburator 110cc langsiran tahun 2011an. Mau tau akibat yang ditimbulkan karena kehabisan oli mesin di motor matic?, cekidot saja kawan…

IMG_20140714_091458

Vario 110cc Karburator, Brand ambassadornya masih Agnes Monica dan VJ Daniel.

Dimulai ketika MDBlog jalan-jalan menggunakan Vario ini berboncengan untuk berwisata kuliner ria malam hari, selpeas sholat Maghrib MDBlog meluncur meninggalkan Kostan dan berkeliling Surabaya. Melihat indikator BBM sudah mendekati simbol “E” alias “Entek” alias “empty” maka MDblog pun membelokkan setir ke SPBU terdekat dan mengisi BBM bersubsidi sebesar 10.000 rupiah, indikator BBM pun segera merangkat naik 3/4 kapasitas volume tanki bahan bakar, dan perjlanan pun dilanjutkan, pastinya mencari kuliner untuk mengisi perut yang keroncongan… ngoahahahaha :D.

Skip.. skip.., setelah sukses mengisi perut dan jalan-jalan sebentar membelah Kota Surabaya yang kalau malam macetnya 11-12 sama siang, mata MDBlog ndak bisa lepas dari indikator BBM yang turun dengan cepat ibarat harga seken motor Suzuk*, dalam hati MDBlog bergumam, ada yang ga beres ama nih motor.. tersangka pertama adalah setelan karburator yang ga bener, akhirnya MDblog inisiatif buat ngecek kondisi Vario ini besok di kostan.

Gas pun MDBlog plintir lagi mengarah pulang ke kostan, yang mana sebelumnya mampir lagi ke SPBU buat isi dengan nominal yang sama, dan ketemu Fuel Consumption sekitar 1:16, satu liter untuk enam belas kilo!, parah bener… *tepok jidat.

Keesokan paginya, MDBlog bersiap ngecek kondisi Vario, sebelumnya ganti oli dulu karena si empunya motor sudah lupa kapan terakhir ganti oli (maklum cewek.. hehe). Motor di standar tengah, siapin kunci ring 10 dan wadah untuk tadah oli bekas, serta oli mesin baru dan oli transmisi. Setelah buka baut tap,,,, JEDERRRRR….!!!!, ga ada oli yang keluar Bro!, motorpun MDBlog miringin, tetep tidak ada oli yang keluar, netes pun tidak ada…

IMG_20140707_132937

Ciduk untuk menampung oli, akhirnya gak kepake

MDBlog heran bukan main,, jadi selama ini Vario jalan tanpa ada oli didalamnya, pantesan jadi boros banget.. karena fungsi oli untuk melumasi jeroan mesin agar gesekan minimal serta mendingankan mesinpun absen akibat ketiadaan oli tersebut. Gak heran pacar MDBlog ngeluh ni motor boros banget *tepok jidat kedua kalinya. Untung Vario 110 ini dilengkapi pendingin radiator, jadi piston g sampe macet akibat overheat dan mengakibatkan kerusakan yang parah. Akhirnya oli baru pun MDBlog tuang. Serta tambahan coolant radiator yang sudah berkurang separuh dari volume maksimumnya. Tanpa otak-atik jetting karburator, motorpun diambil kembali oleh pemiliknya.

Besoknya, pacar MDBlog laporan kalo motor jadi irit, dua kali lebih irit dari sebelumnya (MDblog ajarin cara ngitung FC dengan metode Full to Full), yakni sekitar 1:35 – 1:40 an. Alhamdulillah….

So, jangan sampai telat ganti oli ya Kawan, normalnya tiap 2.000 Km secara berkala dan untuk oli transmisi tiap 4.000 Km. Sesuaikan dengan spesifikasi oli minimum motor Kawan sendiri (faktor pemakaian dan medan jalan juga menentukan periode untuk mengganti oli). Semoga bermanfaat Kawan :).

Baca Juga :

Iklan