Arsip Blog

Ndagel tenan : Rampok ABG Nekat Nodong Polisi di Semarang

image

Pelaku ditahan di kantor polisi

Kawan, 2 hari kemarin MDblog ndak bisa jaga warung MDblog nih soalnya ada kondangan nikah saudara di Malang, acaranya alhamdulillah berjalan lancar dan sekarang bisa updet lagi… 🙂

Judulnya terdengar koplak ya masbro. Tapi ini beneran lho.. kejadiannya baru aja terjadi di Kota Semarang, pas MDblog cari bahan artikel eh kok ketemu berita ini, jadi MDblog share saja.. pesan moralnya, kejahatan tidak pandang bulu masbro, asal ada kesempatan. Jadi waspadalah..!!!, waspadalah…!!!.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -Abimayu (18), warga Kota Semarang, mengaku kesal terhadap seorang polisi bernama Brigadir Cahya yang menjadi korban penodongannya. Uniknya, kekesalannya tersebut bukan lantaran Abimayu tertangkap dan harus mendekam dalam sel tahanan. Abimayu kesal karena si polisi tidak memakai seragam kedinasan ketika ditodong.

Menurut Abimayu, seandainya si polisi memakan seragam, tentu ia tak bakalan melakukan penodongan. “Lha kowe polisi kok mbok todong? (Kamu kok menodong polisi ),” kata Titin Efendi (38) kepada anak sulungnya, Abimanyu (18), Minggu (11/05/2014) pagi. Abimanyu yang wajahnya kusut dan dengan suara pelan pun buru-buru menjawab pertanyaan sang ibu. “Salahe sopo bapake orah nganggo seragam. (Salah siapa bapak polisi tidak memakai seagam),” ujar Abimanyu. Percakapan antara ibu dan anak itu, terjadi di ruang penyidik Resmob Polrestabes Semarang.

Titin terlihat syok saat dijemput polisi di rumahnya di Jalan Purwosari Perbalan 1, Semarang Utara. “Dia (Abimanyu) kalau di rumah tidak pernah nakal. Biasanya, hanya pamit pergi bermain atau menonton konser musik,” ujar ibu rumah tangga tersebut.

Tim Resmob yang dipimpin Aipda Toni Hendro menangkap Abimanyu di Jalan Tambra, di dekat Pasar Kuningan, Semarang Utara, Minggu (11/05/2014) sekitar pukul 03.00. Saat itu, Tim Resmob sedang mencari pelaku perampasan. Seorang anggota, Brigadir Cahya, yang sedang mengamati lokasi di dekat warung tiba-tiba didekati oleh Abimanyu yang mengendarai sepeda motor.

Setelah turun dari sepeda motor, Abimanyu yang membawa bungkusan es teh berpura-pura bertanya kepada Brigadir Cahya. “Pak, warungnya buka atau tutup. Saya hendak membeli minum,” tanya Abimanyu kepada Brigadir Cahya. Kedatangan Abimanyu sontak membuat Brigadir Cahya kaget. Terlebih saat itu tangan Abimanyu terlihat hendak mencabut suatu benda dari balik jaket kulitnya. Perkiraan Brigadir Cahya tidak meleset. Abimanyu tiba-tiba mengeluarkan sebilah belati kemudian menodongkan senjata tajam tersebut kepada Brigadir Cahya. Sekitar 6 anggota polisi lain yang berdiri tak jauh dari Brigadir Cahya, buru-buru menyergap Abimanyu.

“Saya tidak menyangka kalau orang yang saya todong itu polisi,” kata Abimanyu.

sumber
Wes… wes… ndagel tenan bocah kuwi masbro.. itu namanya ulo marani gepuk, alias ular mendatangi perangkap!.

Baca juga :