Iklan

Arsip Blog

Ssst… Diam-Diam Yamaha R15 Kena Recall, Padahal Baru Aja Di Distribusikan…

Kawan,,, jagad permotoran sempet rame dengan adanya isu bahwa Yamaha mengadakan silent recall karena standar samping yang disematkan pada produksi awal terlalu miring.. lho?, kok… ono-ono wae.

jagang sumpel kayu

sumpel kayu biar tegak…

Padahal.. menurut MDblog dengan standar yang memiliki sudut kemiringan besar akan membantu penggunanya untuk menaiki motor ketika dalam posisi terparkir,, karena otomatis motor akan menjadi lebih rendah. Namun.. sisi jeleknya adalah ketika diparkir akan memakan space lebih banyak dan semakin besar gaya yang diterima standar samping dalam menopang bobot motor itu sendiri,, apalagi kalo sampai didudukin dalam posisi terstandar samping, sehingga standar samping akan cepat “lelah” materialnya dan mudah patah. Apakah itu yang ditakutkan Yamaha?, berarti kualitas standar sampingnya jelek dong..??.

Menilik fungsi standar samping itu sendiri, yakni sebagai penyangga ketika motor terparkir dan dibantu oleh kedua roda depan-belakangnya dalam menyangga beban motor itu sendiri (beda dengan standar tengah yang mampu menahan beban motor dengan bantuan ban depan/belakang saja), ingat kata kuncinya adalah saat terparkir. Yang logikanya ketika terparkir pemiliknya meninggalkan motor tersebut dan bukan mendudukinya. sehingga beban yang ditanggung oleh standar samping tersebut masih dalam batas aman yang didesain oleh engineer Yamaha.

perbandingan-kemiringan-standart-samping-yamaha-r15-lama-vs-baru

Baru VS Lama

Nah, pada standar samping yang baru (kalo di kota MDblog Standar samping disebut Jagang :D), sudut kemiringan lebih kecil membuat motor lebih tegak, pengguna akan merasakan lebih sulit ketika menduduki motor dalam posisi terparkir ketika akan digunakan, karena otomatis seat high jadi lebih tinggi. kekurangan yang lain adalah kemungkinan “nggeblak” alias jatoh pada sisi kanan juga semakin besar karena standar yang tegak ini. Bisa akibat momentum ketika pengendara akan duduk keatas jok dalam posisi terparkir tetapi tingginya tidak cukup semampai atau faktor keteol orang pas lagi diparkir, naudzubillah..

Last, itu hanya opini MDblog semata masbro.. mau pilih standar samping dengan sudut besar atau kecil itu bebas.. disesuaikan dengan kondisi dan situasi masing-masing rider.. mau tegak tapi agak susah pas mau naik atau mau miring, mudah pas mau duduk namun ngehabisin space parkir? (paling endak enak lah pas parkir bisa kasih jarak ke motor lain,, jadi g terlalu mepet n bikin baret).

Bagi kawan-kawan penyemplak Yamaha R15 bisa menghubungi dealer R Shop terdekat dikota anda untuk minta penggantian, ada merchandise juga pas penggantian kalo dilakukan dirumah katanya.. semoga bermanfaat :).

 

baca juga :

 

 

Iklan

CB150R Lokal Berfairing Akan Muncul Kuartal Akhir Tahun Ini?, Mosssok..?!?

image

Cb150R Lokal,

Kawan, berhembus kabar dari sini bahwa CB150R berfairing produksi lokal akan keluar pada kuartal akhir tahun ini, diprediksi bertepatan pada event Jakarta Motorcycle Show pada Oktober kelak.

Berharap bisa menghentikan dominasi dan memberikan harapan bagi para Honda lovers agar konsumennya tidak lari ke R15, menurut MDblog releasenya akan terlalu lama jika pada kuartal akhir tahun ini. Lalu kapan dong?, dengan kondisi pasar sport fairing 150cc saat ini, Yamaha begitu dominan, bahkan bisa hingga 6 bulan kedepan. Terbukti dengan euforia inden gratis yang sehari ludes langsung 1500 buah R15. Maka yang paling ideal adalah bulan Juni.

Alasannya, selain tentu saja dekat dengan lebaran pada bulan Agustus yang mana kadang sebagian orang bangga jika membawa motor baru, Honda musti memberikan secercah harapan pada konsumen setianya agar tidak lari karena pangsa sport 150cc dikuasai yamaha dengan harga yang terpaut jauh dengan produksi honda meski motor belom didistribusikan.

Mumet ora Honda…

Baca Juga :

Mau Tahu Besaran Pajak Tahunan Yamaha R15?

image

Pajak Grandy, murmer...

Kawan, sudah lebih dari 500 indener Yamaha R15 (entah sudah terverifikasi pesanan apa belum) mengisyaratkan motor ini sudah diburu banyak konsumen, namun tahukah kawan besaran pajak tahunan kendaraan bermotor ini?.

Menurut Perda No. 4 Tahun 2003, besaran PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) adalah NJKB X 1.5%. Seperti yang kita tahu bahwa NJKB Yamaha R15 adalah sebesar Rp 18.1 Juta sepeti dalam gambar dibawah ini

image

Courtesy : TMCblog

Jadi, untuk Yamaha R15 Nilai PKB adalah sebesar
Rp 18.100.000 x 1.5% = Rp 271.500. Dan untuk dana SWDKLL (Sumbangan  Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas) untuj motor sebesar Rp 35.000. Sehingga dapat dipastikan untuk pajak tahunan Yamaha R15 adalah sebesar Rp 271.500 + Rp 35.000 = Rp 306.500 Kawan!.

Besaran PKB jika Kawan memiliki lebih dari kendaraan bermotor, maka sesuai Perda No. 8 Tahun 2010 yang berlaku di Jawa Barat ada penyesuaian sebagai berikut:
Kendaraan pertama PKB 1.5%,
Kedua PKB 2%,
Ketiga PKB 2.5%,
dan Keempat 4% dst.

Urutan kendaraan sesuai tahun, bulan dan tanggal di STNK. Jadi tinggal ngaliin aja ya Kawan. Sekarang sudah tahu kan besarannya, jadi keputusan MDblog serahkan lagi ke Kawan-Kawan Sekalian.

image

Ganteng memang

Baca Juga :

R15 Launching Berbarengan Dengan Gerhana, Tak Sengajakah?

image

Gerhana Bulan Total

Kawan, hari ini Selasa (15/2) Yamaha meluncurkan produk terhangat mereka yakni R15 yang sudah sangat ramai seperti diberitakan di pertamax7.com, iwanbanaran.com, tmc.com, aripitstop.com, dll. Namun tahukah Kawan sekalian jika momen ini berbarengan dengan gerhana yang terjadi pada siang hari ini?, apakah akan menjadi suatu pertanda bagi yang percaya mistis?. Jadi lebih laris….. mungkin???.

Seperti yang ada di koran diatas, MDblog salin disini :

mulai (P1), gerhana sebagian mulai (U1), gerhana total mulai (U2), puncak gerhana, gerhana total berakhir (U3), gerhana sebagian berakhir (U4), gerhana berakhir (P4).

Berikut ini adalah urutan-urutan waktu fase-fase gerhana tersebut:
-Gerhana mulai (P1) pukul 11.52 WIB
-Gerhana sebagian mulai (U1) pukul 12.58 WIB
-Gerhana total mulai (U2) pukul 14.06 WIB
-Puncak gerhana pukul 14.45 WIB -Gerhana total berakhir (U3) pukul 15.24 WIB
-Gerhana sebagian berakhir (U4) pukul 16.33 WIB
-Gerhana berakhir (P4) pukul 17.39 WIB Total waktu gerhana bulan ini akan memakan waktu 5 jam 47,2 menit. Sementara gerhana bulan total yang terjadi dari fase U2 hingga U3 akan memakan waktu 1 jam 18,6 menit.

BMKG menyatakan warga di Papua dan sebagian besar Maluku bagian timur akan dapat melihat fase gerhana bulan sebagian. Saat itu langit di kawasan tersebut sudah mulai gelap sehingga bulan bisa terlihat.

Sementara warga di Maluku bagian Barat, Sulawesi, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan bagian Timur dan Jawa bagian timur akan mendapati bulan berada dalam fase gerhana bulan penumbra hingga berakhirnya gerhana tersebut. Sama seperti di bagian timur Indonesia, langit di kawasan ini juga mulai gelap sehingga gerhana bulan masih bisa terlihat.

Nah kawan, saran MDblog kalau mau memandang langsung kearah matahari bisa menggunakan  kacamata dengan pelindung UV atau melalui kamera ponsel.

Terlepas kenapa bisa berbarengan dengan Launching Yamaha R15, kejadian alam ini merupakan tanda kebesaran Tuhan YME dan ingat, selalu safety & defensive riding Kawan!

Baca juga :