Arsip Blog

Arti Macam-Macam Kualitas Gambar Film Download-an Kamu

Gambar

 

Kawan… pasti sangat sering sekali menemukan berbagai macam format kualitas film ketika akan mendownloadnya, mulai dari TS, R5/R6, DVDScr, CAM, DVDRip, BRrip, dll. Lah yang membedakan apa sih?. Oke, MDblog juga penasaran dan melakukan investigasisasi (Bahasamu jeh…. wkwkwk gak nguati:D ) di Internet, dan hasilnya akan MDblog paparkan sbb :

 

1. Kualitas CAM

“Rek, ojo di download.. elek kualitase sek CAM“, Kalo yang ini pasti banyak yang udah tahu :D. Pegambilan gambar ketika pemutaran perdana di Bioskop umumnya, dengan menggunakan alat yang sederhana seperti kamera video yang built in mic juga. Jadi kualitas gambar serta audionya berada pada paling dasar pada rantai makanan eh kualitas perfilman. Gak heran suara penonton atau “penampakan orang lewat” juga terekam kamera, wkwkwk.

2. Kualitas TS (TeleSync)

“Waduh jek TS reeek… gambare elek pasti”, Haha.. bener juga kawan, untuk kualitas TS gambar sama dengan CAM namun audionya lebih bagus, thats it.. masih “kurang layak di download” :D.

3. Kualitas PPV

Nah, jarang kan ketemu dengan yang satu ini. Pay Per View (PPV) yang di Rip (Salin) ketika di siarkan langsung pada hotel/website. Umumnya, belum masuk ke tahapan SCR (Screener). kualitasnya? rata2 masih lebih bagus DVDRip sih.. hehe.

4. Kualitas SCR (Screener)

Nah dibahas juga, Screener, kawan pernah nonton film dan ditengah-tengahnya muncul running text ” Please Do Not Copy, Buy it / Order To 0800-1-XXXX” atau “This Property Belong To WB Co.”, ya inilah yang dinamakan SCR, bisa berupa DVDScr/HDscr, dll. Umumnya dirilis untuk bahan promosi, soal kualitas?, cukup untuk di tonton :D.

5. Kualitas DVDrip, R5, R6

“R6.. kek nama moge aja.. wkwk”, sebenarnya mereka semua satu katagori, yakni kualitas DVD. sedangkan makna R5/R6 sendiri merupakan sinonim dari DVD yang di rilis di negara bekas jajahan USSR, misalnya R5 Rusia. Kualitas?, Sip kok buat di tonton, resolusi udah di 720x480an..

Selain R5 adapula perilisan seperti ini di Negara (Regional) lain, seperti:
R1 = USA, Canada, Bermuda, U.S. teristories
R2 = Europe (kecuali Russia, Ukraine dan Belarus), Middle East, Egypt, Japan, South Africa, Swaziland, Lesotho, Greenland, French.
R3 = Southeast Asia, South Korea, Taiwan, Hong Kong, Macau.
R4 = Mexico, Central America, Caribbean, South America, New Zealand, Australia, Papua New Guinea and much of Oceania
R5 = India, Afghanistan, Sri Lanka, Ukraine, Belarus, Russia, Africa (except Egypt, South Africa, Swaziland, and Lesotho), Central and South Asia, Mongolia, North Korea R6 = People’s Republic of China
R7 = Reserved for future use (found in use on protected screener copies of MPAA-related DVDs and “media copies” of pre-releases in Asia)
R8 = International venues such as aircraft, cruise ships, etc.

6. Kualitas TC (TeleCine)

Kalo yang satu ini, merupakan hasil dari salinan film pite ke format digital, namun jarang ditemui karena teknologinya dinilai mahal. tapi kualitasnya udah ciamik!.

7. BR/HD/m-HD

Format kualitas yang sangat umum di temui, kualitas nomor wahid dunia perdownloadan film (emang ada ya :p). Namun memiliki kelemahan, yakni filenya gede banget bok… resolusi yang guede 1920×1080 atau 1280×720 (tergantung filenya).  jadi momok dari membengkaknya file sizenya. Tapi terbayar lah dengan kepuasan nonton film di format ini :D.

 

Nah itu tadi rangkuman dari Investigasi Mdblog di dunia maya, laporan langsung dari MDBlog Headquarters :d.

Referensi

Review Film : Now You See Me, twist ending apik :D

 now_you_see_me_ver3_xlg

Kawan, udah nonton film ini belom?, kalo belom MDblog ngerekomendasiin film ini buat di tonton. tema, jalur cerita serta ending yang apik banget bikin durasi yg almost 2 jam jadi g berasa.  Film ini dibuka dengan pertunjukan sulap oleh seorang magician kartu jarak dekat dengan sekumpulan penonton. dalam scene ini menamilkan pandangan dalam POV (Point of View) nya peserta sulap tadi, jadi secara tidak langsung sutradara “mengajak” kita untuk terlibat, seolah olah ikut berinteraksi dalam film tersebut.

Cerdasnya lagi, bukan tanpa alasan kawan, sang sutradara bukan tanpa alasan membuat awal film seperti itu. Karena film ini bertema magic, maka penonton dibuat percaya bahwa “Magic is TRUE..!”. Ya..!!! si pesulap tadi dalam POV kita mengajak kita untuk memilih kartu secara randomly yang ada ditangannya dan tentu saja kartu apa yang kita pilih akan dia tebak, kerennya lagi tebakannya bukan dengan menyebut kartu, atau menunjukkan kartu yang kita pilih, melainkan ditampilkan pada gedung di belakang magician dengan menyalakan lampu hingga membentuk kartu 7 Wajik. Nah, disini penonton pasti akan terkesima, takjub, amazed dan tidak percaya bahwa tebakannya juga sama benar dengan peserta yang diajak sulap oleh magician tadi, dan…. makjlub! anda telah terdoktrin bahwa sulap itu real. Hmmm… nice opening movie dari Pak Sutradara.. 😀 jadi untuk rentetan scene berikutnya, sutradara tinggal mengeksekusi jalan cerita dengan alur normal seperti biasanya dengan penonton yang sudah terpaku untuk tidak berkedip melihat karyanya, Hehe.. Good Job!.

 

Selain awal yang cukup menarik, ternyata endingnya malah luar biasa menarik..!!!!, tapi MD blog g akan share disini :p agar efek kejutan tidak hilang dan kepuasan penonton tetap terjaga :D. Sedangkan untuk pertengahan film, alurnya mengalir dengan tipu muslihat ala fil Ocean Eleven namun berbalut tema sulap. Selain itu, Produser juga membuat twist penonton agar kita mengira-mengira siapa sih pelaku kejahatan yang sebenarnya, kalian akan dibuat benar benar bingung oleh film ini MDblog yakin. akting aktor kawakan Morgan Freeman disini juga sangat bagus kawan.. so, bagi kalian yang belom nonton film ini, seperti diawal tulisan, MDblog nyaranin buat ngeluangin waktu sejenak untuk refreshing dan sempetin tonton nih film :).