Iklan

Arsip Blog

Ketilang di Surabaya?, Ndak Bisa Ikut Sidang?, Tenang Saja…. Pake Cara Ini Kawan

IMG_20141106_101242

Kejaksaan Negeri Surabaya

 

Datang lagi kesempatan MDblog untuk memegang Surat Tilang (Surtil), eits… tapi ini bukan MDblog yang ketilang Kawan… Setelah kemarin di postingan ini Ibu MDblog yang kena tilang dan MDblog yang ngambil, sekarang ganti adek MDblog yang kena tilang namun kali ini di Surabaya, hmm… pengalaman pertamax neh ngurus tilangan di Surabaya. Biar bermanfaat, akan MDblog share langkah-langkah untuk mengurus tilangan tanpa harus hadir di persidangan, berikut liputannya.

Read the rest of this entry

Iklan

Ketilang Ndak Bisa Ikut Sidang?, Ambil Saja Ke Panitera

Gumana kabarnya Kawan?, Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada hari Jum’at tanggal 23 kemarin, MDblog dapet tugas untuk mengikuti sidang tilang di PN Gresik oleh Ibu MDblog yang ketilang seminggu sebelumnya karena lupa ndak mbawa SIM maupun STNK, untung temen Ibu MDblog yang membonceng bisa minjemin SIM nya buat ditahan :D.

image

Slip merah tilang

Pada surat tilang diatas, tertera bahwa sidang dilaksanakan pada pkl 09.00 wib, bertempat di PN Gresik. Hmm… karena masih ada kegiatan, MDblog bisanya setelah sholat Jum’at, ndak papa wes.. dicoba aja datang setelah Jum’atan.

Beres Jum’atan langsung ganti baju dan nyemil makanan didapur bentar buat ganjel perut sambil nunggu jam 12.45 karena jam kerja kantor dimulai pukul 13.00 biasanya. Dan tepat pada pukul 12.45 MDblog pun berangkat ke PN Gresik yang terletak di samping Samsat A.R. Hakim.

Sesampainya disana jelas sepi karena ini kali kedua MDblog datang kesini untuk mengukuti sidang. Yang pertama nggantiin Bapak MDblog karena ketilang pas ndak pake spion lengkap di Astrea Star ’86 MDblog, tapi dulu MDblog tertib jadwal dengan mengikuti sidang. Berbekal pengetahuan pada sidang pertama, maka prosedur pengambilan SIM yang ditahan adalah sebagai berikut :

Pertama, pergi ke daftar peserta sidang tilang yang ditempel di mading / tembok PN, catat nomor urut sesuai nama peserta sidang.

Kedua, menuju ruangan kantor panitera. Didalam kantor ada petugas panitera yang membawa berkas tilang, langsung saja sebutkan nomor urut yang dicatat tadi maka petugas akan mencarikan berkas milik peserta sidang. Selain diruangan panitera, terkadang ada loket khusus yang berfungsi sama Kawan.

Setelah berkas ditemukan, dilihat pelanggarannya dan dikeluarkanlah “tarif” dendanya. Kala itu MDblog dikenai sangsi sebesar Rp 100.000 dengan pelanggaran pasal 288 (berisi tentang pelanggaran karena tidak membawa SIM danatau STNK yang sah) yang mana untuk SIM denda maksimalnya adalah Rp 250.000 dan STNK Rp 500.000.

Terakhir, serahkan surat tilang Kawan-Kawan tadi, bayar dendanya dan berkas tilang akan diberikan ke pelanggar, entah itu SIM atau STNK yang ditahan. Mudahkan.. dibandingkan ikut sidang langsung yang antri, bejubel, panas dan banyak calo masbro.

Terkait calo, meski sudah sepi pas MDblog datang kesana. Ternyata para calo masih beraksi!, ketika MDblog melihat daftar peserta tilang ada orang yang berumur masih cukup muda menghampiri MDblog dan menawarkan untuk “diambilkan”, MDblog pun berterimakasih dan menolak dengan sopan.

image

Pelanggar yang ndak ngerti pun jadi korban calo

Baca juga :