Iklan

Category Archives: Do It Your Self (DIY)

Awas…!!!, Ban Motor Pecah Tiba-Tiba?, Mungkin Karena Ini Penyebabnya

Assalamu’alaikum kawan…

IMG_20171029_145410

Pasti kawan-kawan disini pernah merasakan lagi enak-enaknya riding, tiba-tiba motor jadi oleng karena ban motor kamu “gembos” alias kurang angin atau malah ban motor pecah?, pasti jengkel banget.. dan tentunya membahayakan kamu/keluarga yang lagi mengendarai motor. Ternyata, penyebab kebanyakan ban motor yang tiba-tiba gembos atau hingga pecah, adalah

Read the rest of this entry

Iklan

Hal Yang Perlu Dilakukan Ketika Akan Meninggalkan Kendaraan Dalam Waktu Yang Lama

Persiapan-Mudik-1

masdaniblog – Hi Kawan, tak terasa lebaran sudah didepan mata, dan sebagai warga Indonesia yang baik, maka kita harus mudik dengan berbagai macam moda transportasi (apa hubungannya coba?), nah, jika Kawan termasuk dalam pengguna transportasi umum dan meninggalkan kendaraan pribadi dalam waktu lama, MDblog akan memberikan tips agar kendaraan kamu tetap Jreng saat akan digunakan kembali.

Read the rest of this entry

[DIY] Bikin Groundstrap Untuk Bajaj Pulsar 180, Gampang Bro!

Groundstrap?, pernah dengar gak tuh Bro?. Salah satu teknologi sederhana untuk memaksimalkan pengapian dari coil menuju busi dengan memberikan selimut di sekitar kabel busi untuk meminimalisasi kebocoran arus. Hasilnya, output di hilir kabel busi pun hampir sama dengan di hulu, seidkit loss…. pembakaran di ruang bakar jadi optimal dan performa motorpun meningkat (teorinya sih gitu 🙂 ). Trik ini sebenernya terhitung jadul karena sudah banyak diaplikasikan di dunia roda dua sejak dahulu kala. Menganut prinsip anak kost yang hemat, dan karena harga BBM Premium yang sedang naik, maka MDblog memutuskan membuatnya, here we go…..

Read the rest of this entry

Ini Dia Efek Jika Vario Kehabisan Oli

Selamat Pagi Kawan… Kali ini MDBlog akan share pengalaman motor milik pacar MDBlog yang telat ganti oli sampe olinya habis (buset… parah banget), motor yang dipakai Vario Karburator 110cc langsiran tahun 2011an. Mau tau akibat yang ditimbulkan karena kehabisan oli mesin di motor matic?, cekidot saja kawan…

IMG_20140714_091458

Vario 110cc Karburator, Brand ambassadornya masih Agnes Monica dan VJ Daniel.

Dimulai ketika MDBlog jalan-jalan menggunakan Vario ini berboncengan untuk berwisata kuliner ria malam hari, selpeas sholat Maghrib MDBlog meluncur meninggalkan Kostan dan berkeliling Surabaya. Melihat indikator BBM sudah mendekati simbol “E” alias “Entek” alias “empty” maka MDblog pun membelokkan setir ke SPBU terdekat dan mengisi BBM bersubsidi sebesar 10.000 rupiah, indikator BBM pun segera merangkat naik 3/4 kapasitas volume tanki bahan bakar, dan perjlanan pun dilanjutkan, pastinya mencari kuliner untuk mengisi perut yang keroncongan… ngoahahahaha :D.

Skip.. skip.., setelah sukses mengisi perut dan jalan-jalan sebentar membelah Kota Surabaya yang kalau malam macetnya 11-12 sama siang, mata MDBlog ndak bisa lepas dari indikator BBM yang turun dengan cepat ibarat harga seken motor Suzuk*, dalam hati MDBlog bergumam, ada yang ga beres ama nih motor.. tersangka pertama adalah setelan karburator yang ga bener, akhirnya MDblog inisiatif buat ngecek kondisi Vario ini besok di kostan.

Gas pun MDBlog plintir lagi mengarah pulang ke kostan, yang mana sebelumnya mampir lagi ke SPBU buat isi dengan nominal yang sama, dan ketemu Fuel Consumption sekitar 1:16, satu liter untuk enam belas kilo!, parah bener… *tepok jidat.

Keesokan paginya, MDBlog bersiap ngecek kondisi Vario, sebelumnya ganti oli dulu karena si empunya motor sudah lupa kapan terakhir ganti oli (maklum cewek.. hehe). Motor di standar tengah, siapin kunci ring 10 dan wadah untuk tadah oli bekas, serta oli mesin baru dan oli transmisi. Setelah buka baut tap,,,, JEDERRRRR….!!!!, ga ada oli yang keluar Bro!, motorpun MDBlog miringin, tetep tidak ada oli yang keluar, netes pun tidak ada…

IMG_20140707_132937

Ciduk untuk menampung oli, akhirnya gak kepake

MDBlog heran bukan main,, jadi selama ini Vario jalan tanpa ada oli didalamnya, pantesan jadi boros banget.. karena fungsi oli untuk melumasi jeroan mesin agar gesekan minimal serta mendingankan mesinpun absen akibat ketiadaan oli tersebut. Gak heran pacar MDBlog ngeluh ni motor boros banget *tepok jidat kedua kalinya. Untung Vario 110 ini dilengkapi pendingin radiator, jadi piston g sampe macet akibat overheat dan mengakibatkan kerusakan yang parah. Akhirnya oli baru pun MDBlog tuang. Serta tambahan coolant radiator yang sudah berkurang separuh dari volume maksimumnya. Tanpa otak-atik jetting karburator, motorpun diambil kembali oleh pemiliknya.

Besoknya, pacar MDBlog laporan kalo motor jadi irit, dua kali lebih irit dari sebelumnya (MDblog ajarin cara ngitung FC dengan metode Full to Full), yakni sekitar 1:35 – 1:40 an. Alhamdulillah….

So, jangan sampai telat ganti oli ya Kawan, normalnya tiap 2.000 Km secara berkala dan untuk oli transmisi tiap 4.000 Km. Sesuaikan dengan spesifikasi oli minimum motor Kawan sendiri (faktor pemakaian dan medan jalan juga menentukan periode untuk mengganti oli). Semoga bermanfaat Kawan :).

Baca Juga :

Ini Total Biaya Upgrade Ertiga Standar Ke tipe Sporty 

Hai Kawan.. piye kabare?, semoga sehat dan tetep semangat selalu yo gays.. :). Kali ini MDblog akan memberikan referensi biaya pembelian parts bagi Suzuki Ertiga User yang ingin mengupgrade tunggangannya ke tipe sporty yang bikin tongkrongan makin cuuaakep puol..!!!!.

image

Komplit

Kalo di total-total harganya hampir setara mobkas alias motor bekas masbro (bisa lebih murah kalo part lama dijual buat nombokin) *tepok jidat :p

Baca juga :

DIY : Tutorial Memasang Ferit Pada Suzuki Ertiga

Kawan, sudah baca tentang “Cara Meningkatkan Performa Motor Dengan Rp. 13.000 Saja”, disini?. Kali ini MDblog akan mengulas tentang cara pemasangan ferit pada mesin mobil, yakni suzuki Ertiga.

Yang dibutuhkan :
Obeng +, Kunci ring 10, ferit 9mm 4 buah.

image

Persiapan..

Langkah awal, pada kondisi mesin mati ( dan sebaiknya kondisi dingin), buka kap mobil kemudian lepas baut pengunci box filter. Letaknya di kanan atas dan kiri bawah box seperti di gambar berikut :

image

Letak baut box filter

Kemudian lepaskan pengait box filter dengan filternya di bagian atas box. Di kanan dan dikiri.. setelah itu bix filter bisa dikesampingkan dan terlihat silinder head mesin K14  Suzuki Ertiga.

image

Pasang ferit clamp pada masing-masing kabel busi,

image

4 ferit untuk 4 kabel busi

Dan kemudian pasang kembali box filter dengan mengaitkan pengaitnya ke rumah filter

image

Pasang pengait tembaga box filter di sebelah atas box, kanan dan kiri. Kemudian tancapkan karet socket box filter ke socketannya,

image

Socket kanan

image

Socket kiri

Langkah terakhir tinggal memasang kedua baut diawal tadi menggunakan obeng + dan kunci ring. Selesai…

Mudah kan kawan, kemungkinan di merk lain juga sama, hanya beda letak posisi baut saja kok. Tarikan jdi lebih enteng dan bbm makin irit mas bro.. pasang ferit 7mm di kabel injektor juga mantap.

Baca juga :
[archives limit=10

Tingkatkan Performa Pengapian Cukup Dengan Rp 15.000 Saja?, Bisa!

800px-Cable_end

Ferrite Bead yang ada di kabel charger, biasanya di charger mahal kaya punya laptop atau mesin EDC juga ada

Kawan, ingin upgred performa motor tapi kantong cekak?, kawan-kawan bisa cari barang ini di toko elektronik terdekat, Namanya Ferrite atau ferit. Ferit ini berfungsi menekan noise pada frequensi tinggi sehingga loss nya sedikit. contohnya seperti pada video dibawah ini, pada oscilloscope pengukur frekuensi, dilayarnya banyak frekuensi liar dengan amplitudo tinggi, setelah dipasang ferit amplitudonya mengecil.. mantab ora!.

video penjelasannya :

kalau yang ini hanya 11 detik

Bisa irit? Bisa!… Pemasangan ferit pada kabel busi dan injektor akan memaksimalkan arus yang diterima piranti pembakaran, efeknya.. pembakaran semakin sempurna masbro.. toel dikit ngacir :). Pada mobil mahal macam mercy kalau ndak salah dulu kabel businya juga udah memiliki lapisan ferit, makanya kaku banget.

20130315_KonsumsiBBMACnyala_1

ilustrasi : Ertiga MDblog juga pakai 😀

Nah, pengalaman MDblog ketika memasang ferit di Bajaj Pulsar (2 busi), engine idle nya langsung naik masbro.. tandanya pembakaran semakin apik! (dan tandanya kabel busi Pulsar MDblog udah jelek :p). Teman MDblog, Om Hadi coba pasang di HID nya.. hasilnya waktu untuk warming up nyala HID lebih cepet.

Piye masbro.. mantabh ora?, harganya juga cukup murah.. cukup IDR 15.000 di apotek elektronik terdekat :).

Semoga bermanfaat..

 

Baca juga :