Iklan

Review Kuliner : Warung Bambu, Alternatif Tempat Makan di Tunjungan Plaza

Hai Kawan!, gimana kabarnya?, semoga selalu baik-baik saja :D.

Kali ini MDblog ingin mereview bin mengulas tentang salah satu tempat berkuliner yang MDblog coba, yakni Warung Bambu. Apa sih spesialnya?, yuk Kawan kita bahas.

Berawal ketika MDblog dan Pacar mampir ke Tunjungan Plaza Surabaya untuk hunting Jeans, naluri (jaelah:p) MDblog untuk hunting kuliner tingling (macem Spider Sense gitu :D). Perut, otak dan lidahpun segera berunding untuk mencari jujugan tempat makan, saat itu pilihan yang muncul hanya 3, opsi 1. Makan di foodcourt dekat XXI yang mana MDblog sudah pernah, 2. Beres belanja cabut keluar cari Mi Ayam Solo rombong biru diluar, dan 3. Gambling bertanya di Group Facebook “Surabaya Kuliner” yang MDblog ikuti. Diskusi berlangsung alot, dan lidahpun menang pada ending diskusi. “Okeh, kita pilih opsi 3!”, kata Lidah. Otakpun memerintah jempol MDblog untuk memposting di halaman grup yang berisi request saran tempat makan di Tunjungan Plaza, dengan kriteria : “Harga murah, porsi brutal, rasa bintang lima”. Sedangkan perut,,,,,

krucukan setelah kalah berpendapat. Damn!.

Postingan MDblog tak butuh waktu lama untuk mendapatkan beberapa rekomendasi, namun dari sekian banyak saran yang masuk, mayoritas menyarankan “Warung Bambu” di Jl. Kaliasin Pompa. Tepatnya di Gang sebelah Selatan pas Tunjungan yang umumnya digunakan untuk parkir roda dua. MDblog dan pacarpun beranjak menuju kesana.

image

Menu

Sempat kewalahan bingung mencari depotnya, ternyata hanya berjarak 50 meteran dari mulut Gang :cd, lgsng aja masuk, dan didalam sudah penuh dengan pegawai/sales Tunjungan yang sedang santap siang. MDblogpun mengorder sepiring Nasi Goreng dan Pacar MDblog memilih Mi Pangsit, untuk minumnya 2 gelas Es Teh. Ndak pake lama, semuanya terhidang diatas meja, Dafuq!, “Porsi kuli nek iki rek!”, batin MDblog, aroma kedua masakan tercium kuat pertanda rasanya bakal enak.

Nasi Goreng yang MDblog pesan penyajiannya sama dengan Nasgor pada umumnya, bedanya ayam yg biasa buat topping bercampur jadi satu, juga ada pentol kekean sebagai lauknya. Mi Pangsitnya, beuh…. topping ayamnya buanyak pake banget!, ditemani dua Siomay sukses menutup permukaan mangkok sebagai apparel, kuah dan acar disajikan terpisah. MDblog yang doyan makanpun langsung menyantap Nasi Goreng sambil sesekali majekin Pangsitnya, wekekekek.

Pros :
+Rasanya enak,
+Porsi melimpah,
+Ikan yang diberikan banyak,
+Pelayanan cepat,

Cons :
-Lokasi lumayan nyelempit,
-Tempat makan terbatas (4 meja @6 orang),

Verdict :
Buat yang beraliran Cita Rasa No.1 despite faktor tempat, harga atau yang lain, Kamu wajib coba Kawan!.

Tips :
Untuk yang gak kuat makan banyak, ada porsi mini yang lebih murah 3ribu rupiah.

Keluar dari Tunjungan bisa via exit disamping Sport Station, mentok ke Selatan hingga ketemu Emergency Exit. Dan gunakan pintu tembusan ke Gang Kaliasin, 10 meter dari situ ke Timur lokasinya.

Sekian.

Iklan

Posted on 9 Juni 2015, in Kuliner Review and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: