Iklan

[DIY] Bikin Groundstrap Untuk Bajaj Pulsar 180, Gampang Bro!

Groundstrap?, pernah dengar gak tuh Bro?. Salah satu teknologi sederhana untuk memaksimalkan pengapian dari coil menuju busi dengan memberikan selimut di sekitar kabel busi untuk meminimalisasi kebocoran arus. Hasilnya, output di hilir kabel busi pun hampir sama dengan di hulu, seidkit loss…. pembakaran di ruang bakar jadi optimal dan performa motorpun meningkat (teorinya sih gitu 🙂 ). Trik ini sebenernya terhitung jadul karena sudah banyak diaplikasikan di dunia roda dua sejak dahulu kala. Menganut prinsip anak kost yang hemat, dan karena harga BBM Premium yang sedang naik, maka MDblog memutuskan membuatnya, here we go…..

Okeh, langsung saja ke step-step pembuatannya. Yang harus disiapkan antara lain :

IMG_20141121_123529

Alat dan Bahan

Alat :

1. Tang (untuk memotong kawat tembaga).

2. Gunting, Memotong isolasi bakar.

3. Kunci ring untuk melepas Coil.

4. Pisau, menguliti kabel antena TV.

Bahan :

1. Isolasi bakar lebar 1cm. (Rp 4.000)

2. Kabel Coaxial antena TV. (bekas, ora mbayar brooo)

3. Skun aki. ( Rp 1.000)

4. Kabel tembaga 6.05mm. (Rp 14.000/ons)

Langkah pengerjaan :

1. Lepas Coil dari dudukannya, untuk Bajaj Pulsar, berada dibawah tangki bahan bakar. Karena menggunakan teknologi DTSi, maka ada dua buah Coil yang terpasang. Untuk Coil kiri, kabelnya lebih pendek daripada kabel kanan. Dan aktif di seluruh rentang RPM (coil kanan hanya aktif di bawah hingga sekitar 6.000an RPM). Ingat-ingat posisi soket Coil agar ketika memasang kembali tidak terbalik.

2. Lepas selimut tembaga berserta kertas aluminium foil dari kabel coaxial antena TV dengan menggunakan pisau. usahakan serabut tembaganya tetap rapih agar mudah digunakan kembali.

IMG_20141121_124139

Serabut tembaga yang suskses dikuliti.

3. Sarungkan kabel tembaga dan kertas aluminium foil ke kabel busi, sisakan sedikit space untuk cop busi agar bisa menancap kabel busi. dan lebihkan beberapa cm di pangkal untuk dibautkan ke ground coil. kemudian bungkus dengan isolasi bakar. maka hasilnya seperti ini :

IMG_20141121_130120

Serabut tembaga sukses disarungkan ke kabel busi

IMG_20141121_130331

sisakan beberapa cm untuk di bautkan ke skun (untuk grounding), lalu bungkus dengan isolasi bakar

IMG_20141121_130324

jadinya kayak gini

4. Lilitkan kabel tembaga dengan rapat ke kabel busi sepanjang kabel, seperti biasa, sisakan sedikit space untuk cop busi dan lebihkan sedikit di pangkal untuk dibautkan ke ground Coil. Kalo MDblog juga menyisikan sedikit space untuk diberi ferrite.

IMG_20141121_130945

kampret lilitane gak rapi…. *tepok jidat

5. Pasang cop busi dan ferrite, kemudian pasang skun di pangkal lilitan coil dan serabut tembaga untuk dibautkan ke Coil. Beres sudah…

IMG_20141121_131904

Ferrite dan cop terpasang

IMG_20141121_132158

Skun juga terpasang

Impresinya pas udah dipasang dan digunakan berkendara…. hmmm, sedikit kurang berasa nih, ga ada indikator terukur soalnya buat membandingin before – afternya. Yang paling kerasa, di RPM bawah gak gampang mati pas lepas kopling tanpa di gas (padahal baru satu coil yang di GS-in, yang kanan belum…).

Wes… cukup segini dulu dikesempatan kali ini, semoga artikel kali ini bermanfaat buat para pembaca sekalian, sukur-sukur bisa diterapin agar dapat merasakan manfaatnya, oiya, yang bisa di GS ndak hanya coil motor Bro, mobil juga bisa kok. Wassalam.

Baca juga :

Iklan

Posted on 22 November 2014, in Do It Your Self (DIY) and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: