Iklan

Daily Archives: 2 Mei 2014

Ini Perbedaan Tinggi Stang Kawasaki N250SL dan Z250SL

Kawan, seperti yang sudah kita tahu, Kawasaki Z250SL memiliki posisi stang yang diatas segitiga membuat riding positionnya touring banget, tidak seperti saudaranya N250SL yang bergenre racy.

Pada N250SL, posisi stang ada dibawah segitiga sehingga memaksa rider untuk lebih menunduk ketika berkendara guna mendapatkan kearodinamisan semaksimal mungkin. Pangkal stangpun mencengkram upper front shockbreaker atau sering kita sebut stang japit, ini penampakannya :

image

Ganbar : otomotifnet.com

Sedangkan pada Z250SL, aura racing berganti menjadi garang dengan absennya fairing menjadi naked dan stang beralih ke jenis stang pipa diatas segitiga yang cukuo tinggi seperti dipasangin riser, membuat posisi rider tegap dan bahu menjadi rileks karena beban tubuh atas rider ditumpu pada punggung dan pinggul sehingga tidak cepat pegal dibanding riding position yang racy.

image

Gambar : otomotifnet.com

Nah, jika kita copot fairing, tangki, headlamp dan hanya menyisakan stang beserta handle dan sasis maka akan didapatkan perbedaan mencolok dua posisi stang diatas, ada pada ilustrasi berikut :

image

Kiri Z250SL, kanan N250SL

Terlihat sangat jelas perbedaannya bukan?, seandainya MDblog bisa memilih, akan lebih prefer Z250SL, pertimbangannya dengan berat yang ringan (149kg, 2Kg lebih berat pulsar MDblog 151Kg), dikombinasikan dengan karakter mesin overbore 72x61mm yang ganas di putaran atas akan didapatkan sebuah monster touring irit bahan bakar (1 Silinder) dengan posisi riding yang enjoy ditambah putaran mesin bawah yang nendang karena bobot ringan dan putaran atas yang mampu menyemburkan 28dk pada rpm 9.000an akan sangat nikmat berkendara berjam-jam membelah aspal pegunungan Bromo dan kalderanya… wihhh maknyus pokoke!.

Semoga bermanfaat dan jangan puas supaya selalu haus akan informasi kawan!.

Baca juga :

Iklan

Ketika Dua Blogger Senior Bersanding : aripitstop.com dan tmcblog.com

Dalam euforia R25 di dunia blogosphere, MDblog secara tidak sengaja menemukan 2 nama blogger senior yang bersanding dalam satu artikel di website milik dapurpacu.com masbro!, yakni blog milik kang Taufiq (tmcblog.com) serta blog milik Mas Ari (aripitstop.com). Wah… salut buat beliau berdua, yang satu gemar menelurkan artikel berita otomotif terbaru dan testdrive, yang satunya gemar bikin coretan “jos” dan “sakkarepmu”, eh maksutnya artikel tentang troubleshooting motor dan perbengkelan (paporit MDblog neh) :D. Nih screenshotnya :

image

Screenshot dari dapurpacu.com

Bikin MDblog jadi makin semangat ngeblog kawan..!!!, kapan ya giliran MDblog?, *ngarep #sakkareppku :p.

Baca juga :

Cara Merawat Knalpot Agar Jauh Dari Keropos dan Karat

image

Stainless steel muffler

Kawan, knalpot merupakan salah satu komponen penting yang ada di motor kita, namun ancaman knalpot berkarat atau keropos sering menghantui, Akibatnya penampilan knalpot menjadi kusam atau malah jebol di silencernya yang berakibat suara yang keluar menjadi cempreng.

Berikut beberapa tips untuk menghindari hal-hal diatas:
1. Berikan oli kedalam lubang knalpot.
Memberikan oli kedalam lubang knalpot pada kondisi panas akan menguapkan oli yang masuk dan menempel pada dinding dalam silenser. Menjadikan dinding dalam silenser basah dan karat enggan muncul karena tidak bersentuhan langsung dengan udara. Berikan secukupnya saja, sekitar 50ml. Oiya, selain itu glaswool tidak akan mudah kering.

2. Pastikan drainase tidak buntu.
Knalpot memiliki lubang drainase untuk membuang air yang masuk kedalam silenser agar tidak tergenang. Umumnya terletak di bagian bawah ujung silenser yang dekat dengan pipa leher knalpot, seperti pada gambar dibawah ini

image

Lubang drainase

Cara mengeceknya cukup masukkan lidi, jika tidak ada yang menghalangi tandanya tidak ada kebuntuan.

3. Siram air setelah kena hujan
Musim hujan merupakan lingkungan yang subur bagi karat untuk tumbuh, apalagi jika berada di daerah pantai. Udara/air hujan yang mengandung karat dan bersentuhan langsung dengan logam tanpa pelapis seperti cat atau krom akan dengan sangat amat cepat membuat karat tumbuh. Guyur knalpot dengan air bersih agar karat tidak tumbuh ketika habis terkena hujan. Paling sering pada bagian pipa leher knalpot, karena cipratan air yang menempel dapat merusak cat dan leher knalpot merupakan daerah yang sering berubah suhunya secara ekstrim karena posisinya yang paling dekat dengan ruang bakar.

Semoga tips dari MDblog diatas bisa bermanfaat bagi Kawan-Kawan pembaca.

Jangan puas dan selalu haus akan informasi masbro!.

Baca juga :